Gudang Penimbunan Solar Subsidi Kawasan Jembatan Barombong Terbongkar, Diduga Milik Oknum Aparat

MAKASSAR, MERPATIPOS – Aktivitas gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di kawasan Jembatan Barombong, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, kembali menjadi sorotan tajam. Gudang yang diduga kuat milik oknum aparat berinisial HS tersebut telah beroperasi cukup lama tanpa tersentuh tindakan hukum yang berarti.

​Berdasarkan investigasi di lapangan, ditemukan bukti adanya satu unit mobil minibus yang telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk dijadikan tangki pengangkut BBM. Modifikasi tersebut memungkinkan kendaraan tersebut menampung solar subsidi dalam jumlah besar, yakni antara 1.000 hingga 2.000 liter sekali jalan.

Praktik ilegal ini dijalankan dengan cara mengumpulkan solar subsidi yang dibeli secara bertahap dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Setelah tangki modifikasi penuh, kendaraan tersebut kemudian bergerak menuju gudang di seputaran Jembatan Barombong untuk dilakukan proses pemindahan muatan atau yang kerap disebut dengan istilah “kencing solar”.

​Keberadaan aktivitas ilegal ini pun memicu keresahan warga sekitar. Selain melanggar hukum, lokasi gudang yang berada di kawasan padat penduduk dianggap membahayakan keselamatan lingkungan.

​”Aktivitas ini sudah cukup lama beroperasi. Kami sering melihat kendaraan keluar masuk pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang siang dan malam hari,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Aktivitas ilegal ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat yang seharusnya berhak menikmati subsidi BBM. Merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, pelaku penyalahgunaan BBM dapat dijerat sanksi berat:

​Pasal 40 angka 4 UU Nomor 6 Tahun 2023 (Perubahan atas Pasal 23 UU Nomor 22 Tahun 2001) mengatur sanksi pidana bagi penyalahgunaan niaga BBM.

Pasal 55 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menegaskan bahwa pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi terancam pidana penjara maksimal enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Melihat potensi kerugian negara yang besar serta risiko keselamatan warga, berbagai pihak mendesak aparat penegak hukum (APH) khususnya Polda Sulsel untuk segera melakukan tindakan tegas.

​”Kami berharap penegak hukum segera turun tangan untuk menutup gudang tersebut dan memproses hukum pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu. Praktik ini sudah sangat merugikan hak masyarakat banyak,” tegas salah satu sumber di lapangan, Rabu 27/05/2026

Sebelumnya diberitakan, Gudang solar subsidi Ilegal seputar jembatan barombong Makassar diduga beroperasi secara bebas terlihat dari ​pantauan di lapangan, terlihat sebuah unit mobil minibus yang dirubah menjadi mobil tangki berada di dalam area yang diduga kuat menjadi lokasi penimbunan BBM.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun konfirmasi dari pihak terlapor mengenai temuan di lapangan tersebut.

​Laporan: Redaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ɢᴏᴡᴀ | ᴍᴇʀᴘᴀᴛɪᴘᴏs –  Suasana meriah mewarnai pembukaan turnamen olahraga sepak takraw di Dusun Bontomanai, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Rabu (21/10/2026). ​Ajang olahraga tradisional yang populer di Sulawesi Selatan ini diinisiasi oleh aktivis sekaligus Ketua Umum LSM L-Pace, Hertasmin Dg Gau, bersama masyarakat setempat sebagai wadah silaturahmi sekaligus penjaringan bakat atlet daerah. ​Peresmian...

ᴍᴀᴋᴀssᴀʀ | ᴍᴇʀᴘᴀᴛɪᴘᴏs – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemerhati Anti Korupsi dan Ekonomi (DPP L-PACE), Hertasmin Dg Gau, S.E., yang akrab disapa Dg Gau, memberikan ucapan selamat atas dilantiknya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa yang baru, Burhan, S.H., M.H. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan harapan agar kepemimpinan Kajari yang baru dapat...

ᴍᴀᴋᴀssᴀʀ | ᴍᴇʀᴘᴀᴛɪᴘᴏs – Insiden tidak menyenangkan dialami oleh seorang awak media yang hendak menjalankan tugas jurnalistik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Makassar. Petugas Penjagaan Pintu Utama (P2U) berinisial AGUM diduga secara sepihak mengusir wartawan yang datang untuk melakukan konfirmasi, Kamis (15/10/2026). ​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula ketika jurnalis tersebut tiba di Rutan...

ᴊᴇɴᴇᴘᴏɴᴛᴏ | ᴍᴇʀᴘᴀᴛɪᴘᴏs –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemerhati Anti Korupsi dan Ekonomi (DPP L-PACE), Hertasmin Dg. Gau, S.E., angkat bicara terkait penanganan kasus dugaan mafia pupuk di Kabupaten Jeneponto yang bergulir sejak tahun 2024 lalu. ​Kasus tersebut sempat menyeret nama Amrina Rachmi Warham yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto....

ɢᴏᴡᴀ | ᴍᴇʀᴘᴀᴛɪᴘᴏs –  Koperasi Baji Pakmai yang berlokasi di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menuai sorotan tajam. Lembaga tersebut diduga telah menjalankan aktivitasnya selama bertahun-tahun tanpa dilengkapi legalitas serta perizinan resmi sebagaimana yang dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. ​Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya yang mengetahui aktivitas di lapangan menyebutkan bahwa Koperasi Baji Pakmai sudah beroperasi cukup...