Darurat Lapas Makassar: DPR RI Murka, Desak Pembersihan Total dari Narkoba dan Kekerasan

Makassar | Merpatipos –  Fasilitas pemasyarakatan yang seharusnya menjadi tempat rehabilitasi kini justru berubah menjadi ‘sarang’ hitam. Dugaan maraknya peredaran sabu hingga insiden berdarah berupa penikaman di dalam Lapas Kelas I Makassar memantik reaksi keras dari DPR RI.

​Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, melayangkan kritik tajam terhadap bobroknya sistem pengawasan di dalam lapas. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan tamparan keras bagi integritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Meity Rahmatia menolak keras anggapan bahwa insiden ini hanyalah persoalan internal biasa. Bagi politisi PKS ini, adanya narkoba dan kekerasan di balik tembok penjara adalah bukti nyata adanya celah sistemik yang memalukan.

​”Kami sangat prihatin. Jika benar terjadi, ini menunjukkan kegagalan sistem pengawasan. Lapas seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan ruang berkembangnya praktik melawan hukum. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkoba yang beroperasi dari balik jeruji besi!” tegas Meity, Sabtu (13/6/2026).

Legislator asal Sulawesi Selatan ini mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak sekadar mengeluarkan pernyataan normatif. Meity menuntut langkah konkret yang radikal:

• ​Investigasi Transparan: Membongkar fakta lapangan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

• ​Sanksi Tegas: Memproses hukum siapapun yang terlibat, baik warga binaan maupun oknum petugas yang bermain mata.

• ​Evaluasi Sistem: Perombakan total sistem pengamanan, termasuk optimalisasi teknologi deteksi dini dan peningkatan integritas personel.

Meity juga menyoroti pola berulang dari praktik haram ini. Ia merujuk pada kasus serupa di Lapas Bollangi, Gowa, yang sebelumnya juga sempat mencoreng wajah pemasyarakatan di Sulawesi Selatan. Rentetan kejadian ini, menurutnya, telah menggerus kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

​”Kami minta Kementerian terkait peka. Jangan sampai masyarakat menganggap lapas justru menjadi tempat yang paling aman bagi pelaku kejahatan untuk terus beroperasi. Kami akan terus mengawal ini hingga ada tindakan nyata,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, desakan dari DPR RI ini menjadi alarm keras bagi Ditjenpas untuk segera melakukan pembenahan total atau harus menghadapi konsekuensi atas pembiaran yang terjadi di dalam lapas.

Laporan ; Redaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar | Merpatipos –  Fasilitas pemasyarakatan yang seharusnya menjadi tempat rehabilitasi kini justru berubah menjadi ‘sarang’ hitam. Dugaan maraknya peredaran sabu hingga insiden berdarah berupa penikaman di dalam Lapas Kelas I Makassar memantik reaksi keras dari DPR RI. ​Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, melayangkan kritik tajam terhadap bobroknya sistem pengawasan di dalam lapas....

Makassar | Merpatipos – Beredar kabar narapidana sedang berpesta narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Makassar merupakan masalah serius yang berulang kali menjadi perhatian publik. Dimana persoalan itu diduga terjadi dalam blok napi di Lapas Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus ini biasanya melibatkan peredaran gelap narkoba di dalam sel dan penggunaan ponsel ilegal, dimana...

GOWA, MERPATIPOS – Suara lantang dan sangat merdu mengema memenuhi seluruh mesjid Allihlas Bontobila pada Selasa, 27 Mei 2026 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dengan semangat ratusan umat muslim yang telah memadati lokasi sejak pagi hari, tampak terhanyut dan terkesima mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an serta bacaan sholat Ied Adha yang dibawakan oleh Imam...

MAKASSAR, MERPATIPOS – Aktivitas gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di kawasan Jembatan Barombong, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, kembali menjadi sorotan tajam. Gudang yang diduga kuat milik oknum aparat berinisial HS tersebut telah beroperasi cukup lama tanpa tersentuh tindakan hukum yang berarti. ​Berdasarkan investigasi di lapangan, ditemukan bukti adanya satu unit mobil...

MAKASSAR, MERPATIPOS – Aktivitas mencurigakan di sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di seputaran Jembatan Barombong, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, kembali menuai sorotan tajam. Lokasi tersebut diduga menjadi pusat keluar-masuk kendaraan pengangkut BBM subsidi dalam jumlah besar secara ilegal. ​Pantauan di lapangan pada Minggu (24/5/2026), terlihat sebuah...