Sempat Berhenti, Tambang Ilegal Milik Dg Lira di Mandalle Bajeng Barat Kembali Beroperasi

Gowa | Merpatipos –  Aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, kembali memicu keresahan warga. Tambang yang dikaitkan dengan oknum bernama Dg Lira ini terpantau kembali beroperasi setelah sempat terhenti selama sepekan akibat sorotan publik.

​Berdasarkan laporan masyarakat setempat, aktivitas pertambangan di Desa Mandalle tersebut kembali berjalan terang-terangan. Truk pengangkut material mulai memadati ruas jalan desa sejak beberapa hari terakhir, mengabaikan kekhawatiran warga akan dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur yang kian parah.

Seorang warga Desa Mandalle, yang identitasnya dirahasiakan demi keamanan, mengaku kecewa dengan kembalinya operasional tambang tersebut. Ia sempat berharap penutupan sementara pekan lalu menjadi langkah awal penindakan tegas dari aparat.

​”Kemarin sempat tutup sekitar satu minggu, kami kira sudah ditindak tegas. Tapi sekarang alat beratnya sudah beroperasi lagi dan truk-truk mulai ramai melintas,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).

Masyarakat setempat mencatat sejumlah dampak negatif yang kini kembali dirasakan, di antaranya:

• ​Polusi Udara: Debu pekat yang beterbangan saat cuaca terik sangat mengganggu kesehatan pernapasan warga dan pengguna jalan.

• ​Kerusakan Infrastruktur: Akses jalan desa yang tidak didesain untuk beban kendaraan berat kini semakin rusak, ditandai dengan munculnya banyak lubang dan permukaan jalan yang bergelombang.

• ​Ancaman Ekologis: Eksploitasi lahan yang tidak terkendali dikhawatirkan merusak struktur tanah di sekitar pemukiman warga.

Kembalinya operasional tambang ini menimbulkan pertanyaan besar terkait ketegasan aparat penegak hukum. Kuat dugaan bahwa lokasi penambangan tersebut tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP), namun seolah-olah “kebal hukum”.

​Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Gowa, aparat penegak hukum (APH), serta Dinas Lingkungan Hidup untuk segera turun tangan. Masyarakat menuntut penutupan permanen dan pemberian sanksi tegas kepada pemilik tambang agar kerusakan lingkungan tidak meluas.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Gowa dan Pemerintah Desa Mandalle untuk mendapatkan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum dalam kepemilikan tambang tersebut.

Laporan : yusuf

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merpatipos – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban serta mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Palopo melaksanakan razia dan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (19/8) malam. Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WITA tersebut menyasar sejumlah kamar hunian, yakni Blok C Kamar 5, 6, dan 7...

Takalar | Merpatipos –  Aktivitas penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP) diduga marak terjadi di Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ilegal ini disinyalir beroperasi dengan memanfaatkan dalih “cetak sawah” atau pembukaan lahan pertanian guna mengelabui pengawasan aparat penegak hukum (APH). ​Warga Kampung Beru, Desa Towata, mengungkapkan kekecewaannya karena aktivitas...

Gowa | Merpatipos – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polresta Gowa menggelar upacara bendera di Lapangan Briptu Ashabur Rifky, Polresta Gowa, Senin (17/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Gowa, Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh para Pejabat Utama...

Palopo | Merpatipos – Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Palopo, Hartono, memimpin langsung kegiatan kontrol keliling untuk memastikan seluruh gembok dan pintu kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam kondisi terkunci dengan aman, Minggu (16/8/2026). Kegiatan pengamanan preventif ini dilaksanakan pada malam hari guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam area...

Gowa | Merpatipos – Aktivitas penambangan galian C di Lingkungan Giring-Giring, Kelurahan Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga sekitar mengaku prihatin dan resah dengan maraknya penambangan pasir dan batu yang terus berlangsung tanpa pengawasan ketat. ​Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan truk pengangkut material tampak keluar masuk lokasi...